Penari Erotis ini Memiliki Payudara Terbesar
Azis Turindra |
Jumat, 13/05/2011 15:23 WIB
London - Seorang penari telanjang yang juga berprofesi sebagai model ini memberi nama dadanya dengan panggilan Itsy dan Bitsy. Adalah Chelsea, seorang wanita yang memiliki payudara terbesar ini sempat diundang dalam sebuah program televisi untuk memamerkan 'aset'nya kepada publik.
Kepada sang pembawa acara sebuah program televisi, Phillip Schofield dan Ruth Langsford, Chelsea sangat senang menjadi pusat perhatian dan ia sangat mencintai payudaranya.
Wanita yang kini berusia 35 tahun ini menjelaskan bagaimana proses memperbesar payudaranya terjadi, Konon itu melalui serangkaian operasi, termasuk operasi implan payudara atau polypropylene yang sudah dilarang saat ini.
Wanita yang pada awalnya memiliki ukuran payudara dengan ukuran D ini, saat ini berfikir bahwa dirinya adala wanita yang memiliki payudara terbesar di dunia. Tetapi dirinya belum pernah mendaftarkan atau mengukurnya secara resmi apakah payudaranya merupakan yang terbesar.
Sosok yang memiliki tinggi 157,48 cm ini mengatakan bahwa berat payudaranya masing-masing 26 pond atau 11,79 Kg, dan ia mengaku bahwa payudaranya masih akan terus berkembang. Chelsea membantah payudara besarnya membuat ia tersiksa, sebaliknya ia melakukan serangkaian latihan untuk membangun otot-ototnya.
"Saya tidak memiliki rencana akan sebesar ini, saya hanya ingin menjadi besar ketika melakukan operasi ini, terlebih ketika saya memutuskan ingin menjadi penari latar atau dalam istilah awam seorang penari erotis profesional" ujarnya, seperti dilansir the sun, (13/5/2011)
Penari telanjang ini menjelaskan, tidak semua orang menyukai buah dadanya. Mereka berpikir terlalu besar, terlebih ketika dahulu ia juga sempat dicerca saat masih sekolah. "Awalnya saya punya ukuran D waktu SMA dan selama bertahun-tahun saya selalu menutupi ini, meski akhirnya mereka sadar saya memiliki aset yang besar," jelasnya.
Terkadang penari telanjang ini mengaku kerepotan di ruangan kecil, terutama di toilet pesawat. Bahkan dalam kegiatan sehari-hari Chelsea juga bermasalah dengan dada besar besarnya. "Makan di tempat biasa pun masalah, karena saya harus duduk begitu jauh dari makanan."
Meskipun ia tahu bahwa ia harus mengurangi berat payudaranya suatu hari, Chelsea mengatakan ia ingin selalu menjadi pusat perhatian. "Jelas saya memang tidak dapat memiliki aset besar ini selamanya, sebab pada akhirnya saya akan mengurangi, tapi saya rasa tidak bisa turun ke ukuran D," pungkasnya. (imm/imm)
Kepada sang pembawa acara sebuah program televisi, Phillip Schofield dan Ruth Langsford, Chelsea sangat senang menjadi pusat perhatian dan ia sangat mencintai payudaranya.
Wanita yang kini berusia 35 tahun ini menjelaskan bagaimana proses memperbesar payudaranya terjadi, Konon itu melalui serangkaian operasi, termasuk operasi implan payudara atau polypropylene yang sudah dilarang saat ini.
Wanita yang pada awalnya memiliki ukuran payudara dengan ukuran D ini, saat ini berfikir bahwa dirinya adala wanita yang memiliki payudara terbesar di dunia. Tetapi dirinya belum pernah mendaftarkan atau mengukurnya secara resmi apakah payudaranya merupakan yang terbesar.
Sosok yang memiliki tinggi 157,48 cm ini mengatakan bahwa berat payudaranya masing-masing 26 pond atau 11,79 Kg, dan ia mengaku bahwa payudaranya masih akan terus berkembang. Chelsea membantah payudara besarnya membuat ia tersiksa, sebaliknya ia melakukan serangkaian latihan untuk membangun otot-ototnya.
"Saya tidak memiliki rencana akan sebesar ini, saya hanya ingin menjadi besar ketika melakukan operasi ini, terlebih ketika saya memutuskan ingin menjadi penari latar atau dalam istilah awam seorang penari erotis profesional" ujarnya, seperti dilansir the sun, (13/5/2011)
Penari telanjang ini menjelaskan, tidak semua orang menyukai buah dadanya. Mereka berpikir terlalu besar, terlebih ketika dahulu ia juga sempat dicerca saat masih sekolah. "Awalnya saya punya ukuran D waktu SMA dan selama bertahun-tahun saya selalu menutupi ini, meski akhirnya mereka sadar saya memiliki aset yang besar," jelasnya.
Terkadang penari telanjang ini mengaku kerepotan di ruangan kecil, terutama di toilet pesawat. Bahkan dalam kegiatan sehari-hari Chelsea juga bermasalah dengan dada besar besarnya. "Makan di tempat biasa pun masalah, karena saya harus duduk begitu jauh dari makanan."
Meskipun ia tahu bahwa ia harus mengurangi berat payudaranya suatu hari, Chelsea mengatakan ia ingin selalu menjadi pusat perhatian. "Jelas saya memang tidak dapat memiliki aset besar ini selamanya, sebab pada akhirnya saya akan mengurangi, tapi saya rasa tidak bisa turun ke ukuran D," pungkasnya. (imm/imm)
No comments:
Post a Comment